{"id":5467,"date":"2025-10-30T10:00:04","date_gmt":"2025-10-30T10:00:04","guid":{"rendered":"https:\/\/3dolphins.ai\/?p=5467"},"modified":"2025-10-30T10:00:24","modified_gmt":"2025-10-30T10:00:24","slug":"social-commerce-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/social-commerce-adalah\/","title":{"rendered":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaannya dengan E-Commerce"},"content":{"rendered":"<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Media sosial kini bukan hanya sekadar tempat bersosialisasi, melainkan juga sebagai tempat bertransaksi, sehingga <em>social commerce<\/em> hadir. <em>Social commerce<\/em> memanfaatkan penggunaan media sosial yang masif untuk menjadi ladang bisnis bagi pengguna.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Ada beberapa hal membingungkan berkaitan dengan <em>social commerce<\/em> apabila disandingkan dengan <em>e-commerce<\/em>. Dengan demikian, artikel ini akan membahas hal-hal berkaitan dengan topik ini dan apa saja yang bisa dimanfaatkan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Simak artikel ini hingga selesai untuk mendapatkan <em>insight<\/em> mendalam!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 28px;\"><strong>Apa yang Dimaksud dengan <em>Social Commerce<\/em>?<\/strong><\/span><\/h1>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><em>Social commerce<\/em> merujuk pada aktivitas penggunaan platform media sosial untuk menjual produk secara langsung kepada pelanggan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Konsep <em>social commerce<\/em> berkaitan dengan beberapa aktivitas, dimulai dari berinteraksi dengan pelanggan dari komen dan umpan balik hingga mengiklankan dan menjual produk langsung di media sosial.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Strategi ini dijalankan bisnis untuk menggaet transaksi <em>online<\/em> menggunakan platform media sosial. Praktik ini digunakan tidak lain berdasarkan kecenderungan penggunaan media sosial bagi pelanggan potensial.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan VML, <a href=\"https:\/\/www.vml.com\/insight\/the-future-shopper-report-2023\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">53% pengguna global<\/mark><\/a> akan lebih melakukan pembelanjaan melalui media sosial di masa depan. Bukti ini menegaskan bahwa <em>social commerce<\/em> menjadi lahan baru untuk menggerakkan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Namun, penjelasan mendetail mengenai alasan bisnis memanfaatkannya akan dibahas di bagian selanjutnya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Kenapa <em>Social Commerce<\/em> Jadi Tren?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Fenomena belanja <em>online<\/em> makin bergerak cepat sesaat setelah COVID-19 melanda dunia. Kebiasaan berbelanja <em>online<\/em> ini nyatanya tidak hanya menjadi tren sesaat ketika dunia lumpuh, tetapi berlanjut hingga pandemi usai.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Kemudahan berbelanja daring menjadi alasan dari kebanyakan orang beralih ke model belanja ini. Tanpa meluangkan waktu khusus, barang yang mereka butuhkan bisa segera mendarat di tangan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Popularitas pengguna media sosial adalah alasan terbesar kenapa <em>social commerce<\/em> menjadi tren di masyarakat. Dilansir dari <a href=\"https:\/\/www.similarweb.com\/top-websites\/indonesia\/computers-electronics-and-technology\/social-networks-and-online-communities\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">SimilarWeb<\/mark><\/a>, WhatsApp, Instagram, X (Twitter), Facebook, dan YouTube adalah 5 platform media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Dominasi pengguna ini membuat jangkauan dan pengaruh platform-platform besar tersebut menarik skala global. Dengan jangkauan luas ini, pengguna tidak hanya menggunakan platform media sosial mereka sekadar untuk <em>browsing<\/em>, mengunggah, atau bersosialisasi. Itulah mengapa <em>social commerce<\/em> melesat tinggi menjadi sebuah tren.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Contoh <em>Social Commerce<\/em> di Indonesia<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Seperti definisinya, <em>social commerce<\/em> adalah media jual beli yang dilakukan di media sosial. Media sosial dalam hal ini adalah platform yang digunakan masyarakat untuk berinteraksi sosial.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Menurut Statista, pengguna media sosial secara global mencapai <a href=\"https:\/\/www.statista.com\/topics\/1164\/social-networks\/?srsltid=AfmBOoqORLDDwMJNk_3bAc2a2tFHOKfNNog8_HTmtycCgmwkF1SgtiMH\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">5,42 miliar pengguna<\/mark><\/a> di tahun 2025. <a href=\"https:\/\/www.statista.com\/topics\/8306\/social-media-in-indonesia\/?srsltid=AfmBOorZkvI2XqcSt28kMMCPAZ8-zit_CLDpcC3Zed3fNDsL71w9Kpiw\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">143 juta<\/mark><\/a> di antaranya adalah pengguna di Indonesia.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Jumlah fantastis ini sejalan dengan jumlah masyarakat Indonesia, sehingga peluang untuk memanfaatkan media sosial untuk melakukan aktivitas jual beli adalah hal yang tepat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Berikut adalah contoh <em>social commerce<\/em> di Indonesia yang paling banyak digunakan masyarakat.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>1. Instagram<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Media sosial besutan Meta ini menjadi salah satu platform raksasa yang memiliki jumlah pengguna yang fantastis di Indonesia. Pengguna Instagram di Indonesia pada tahun 2025 dilaporkan berjumlah 103 juta, dilansir dari Meta.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Fenomena ini membuat Meta pun berinovasi dengan menghadirkan Instagram Shopping yang digunakan untuk bisnis-bisnis menjual produk mereka. Fitur yang diluncurkan sekitar 2019\/2020 ini membuat perubahan yang cukup besar pada media sosial satu ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Dengan besarnya pengguna Instagram, bisnis yang memiliki daya tarik visual dapat memanfaatkan platform ini untuk menjajakan produknya. Untuk mengoptimalkan proses layanan pelanggan, implementasi <em>omnichannel<\/em> dapat menjadi keputusan strategis untuk membuat layanan yang lebih mulus.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>2. Facebook<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Platform <em>social commerce<\/em> lain di bawah naungan Meta lainnya adalah Facebook. Jumlah pengguna dengan jangkauan yang luas membuat platform ini dimanfaatkan untuk menjadi platform jual-beli.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Facebook memungkinkan pengguna untuk melakukan proses jual-beli melalui Facebook Marketplace di dalam jejaring sosial platform ini.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>3. TikTok<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"625\" height=\"261\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x.png?resize=625%2C261&#038;ssl=1\" alt=\"TikTok menjadi salah satu platform social commerce dengan fitur keranjang kuning, katalog, dan live shopping.\" class=\"wp-image-5476\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=1024%2C427&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=300%2C125&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=768%2C320&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=1536%2C640&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=2048%2C854&amp;ssl=1 2048w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=18%2C8&amp;ssl=1 18w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?resize=1200%2C500&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?w=1250&amp;ssl=1 1250w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy-2%403x-scaled.png?w=1875&amp;ssl=1 1875w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Salah satu platform <em>social commerce<\/em> yang saat ini tengah digandrungi konsumer di Indonesia adalah TikTok. Fenomena ini tidak lain disebabkan oleh pengguna platform ini yang sangat besar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">TikTok memiliki fitur-fitur yang memungkinkan pengguna melakukan proses transaksi di dalam aplikasi. TikTok Shop adalah fitur utama yang membuat pengguna dapat mencari, membandingkan,memasukkan keranjang, hingga melakukan pembelian di TikTok.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Contoh-contoh tersebut dapat menguntungkan bisnis yang memiliki cakupan besar pengguna di platform tersebut. Optimalisasi <em>social commerce<\/em> dengan kanal lain yang digunakan bisnis dapat meningkatkan skalabilitas bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Untuk memudahkan proses tersebut, <em>omnichannel<\/em> adalah sistem yang memudahkan integrasi seluruh kanal dalam satu <em>dashboard<\/em> yang mudah. <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/omnichannel-customer-service\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">Service SRM 3Dolphins<\/mark><\/a> menawarkan kemudahan tersebut dengan dukungan lebih dari 22 kanal dalam sistem <em>dashboard<\/em> yang terintegrasi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Saat ini, TikTok pun dapat menjadi kanal yang diintegrasikan di dalam sistem <em>omnichannel<\/em> <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">3Dolphins<\/mark><\/a>. Bagi bisnis dengan konsumer pengguna TikTok, ini akan menjadi kunci kesuksesan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Manfaat Strategi <em>Social Commerce<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Bisnis perlu mengetahui bahwa <em>social commerce<\/em> memiliki jangkauan yang luas, <em>user-generated-content<\/em> autentik, data bernilai, hingga pengalaman belanja yang dinamis. Hal inilah yang meningkatkan penjualan dan koneksi dengan pelanggan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Berikut adalah manfaat dari penggunaannya di marketing modern.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>1. Jangkauan Lebih Luas<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><em>Social commerce<\/em> memungkinkan bisnis untuk memperluas visibilitas secara organik tanpa bergantung penuh pada iklan berbayar. Dengan memanfaatkan fitur seperti <em>live shopping<\/em>, <em>Reels<\/em>, dan <em>TikTok Shop<\/em>, brand bisa menjangkau calon pelanggan baru dengan cara yang lebih natural dan <em>engaging<\/em>.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>2.&nbsp;<em>User Generated Content&nbsp;<\/em>(UGC)<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Salah satu kekuatan utama <em>social commerce<\/em> adalah <em>user-generated content<\/em> (UGC), seperti <em>review<\/em>, <em>unboxing<\/em>, hingga video testimoni. Konten seperti ini membangun kepercayaan dan mendorong calon pembeli untuk melakukan pembelian karena terasa lebih jujur dan personal dibandingkan iklan konvensional.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>3. Data dan <em>Insight<\/em> Bernilai Tinggi<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Setiap interaksi di media sosial menghasilkan data penting tentang perilaku dan minat pelanggan. Data ini dapat dimanfaatkan untuk menyusun kampanye yang lebih tepat sasaran, meningkatkan retensi pelanggan, serta membantu pengembangan produk baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>4. Pengalaman Belanja yang Dinamis<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"625\" height=\"261\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x.png?resize=625%2C261&#038;ssl=1\" alt=\"Social commerce menjadi tren untuk pengalaman belanja yang dinamis.\" class=\"wp-image-5477\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=1024%2C427&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=300%2C125&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=768%2C320&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=1536%2C640&amp;ssl=1 1536w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=2048%2C854&amp;ssl=1 2048w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=18%2C8&amp;ssl=1 18w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?resize=1200%2C500&amp;ssl=1 1200w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?w=1250&amp;ssl=1 1250w, https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1-copy%403x-scaled.png?w=1875&amp;ssl=1 1875w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><em>Social commerce<\/em> menghadirkan perjalanan belanja yang cepat, sederhana, dan menyenangkan. Pelanggan dapat melihat produk, berinteraksi dengan konten, hingga langsung melakukan pembelian tanpa meninggalkan platform. Ini pun mendorong adanya pengalaman <em>end-to-end<\/em> yang efisien.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Bagaimana Optimalisasi <em>Social Commerce<\/em> untuk Bisnis?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Setelah mengetahui keuntungan yang dapat didapatkan dengan <em>social commerce<\/em>, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana agar strategi satu ini berhasil.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>1. Tentukan Kanal yang Sesuai untuk Bisnis<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Setiap platform media sosial tentu berbeda-beda. Beberapa mungkin dapat mengakomodasi bisnis dengan baik, beberapa di antaranya mungkin tidak.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Tiap kanal <em>social commerce<\/em> yang ada menawarkan fitur yang berbeda sekaligus kapabilitas yang juga berbeda.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Contohnya, TikTok menawarkan fitur keranjang kuning yang dapat disematkan di video promosi yang memudahkan pelanggan. Penggunaan TikTok cenderung lebih cocok untuk bisnis yang menawarkan produk yang sehari-hari yang mudah dipromosikan dalam bentuk video.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>2. Interaksi dengan Audiens<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Sebagai media sosial, interaksi memberikan nilai tambah untuk meningkatkan visibilitas bisnis. Hal ini juga menghasilkan perasaan dekat bagi pelanggan dengan bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Penggunaan media sosial memberikan kesempatan pengguna untuk berinteraksi dengan konten yang diproduksi oleh bisnis, baik itu memberikan tanda suka, komentar, menekan tombol ikuti, bahkan berinteraksi di DM. Interaksi inilah yang dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan presensi <em>online<\/em> bisnis.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>3. Implementasi <em>Chatbot<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Tidak dapat dimungkiri, <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/chatbot-adalah\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\"><em>chatbot<\/em> adalah<\/mark><\/a> alat yang sangat bermanfaat bagi bisnis, khususnya yang secara konsisten berhubungan dengan banyak pertanyaan pelanggan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Keunggulan utamanya tentu dengan memberikan respons cepat terhadap masukan yang diberikan pelanggan, bahkan solusi untuk permasalahan mereka. <em>Chatbot<\/em> dapat didesain untuk menjawab pertanyaan umum hingga melakukan aktivitas tertentu, seperti memantau pembelian. <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/chatbot-ai\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">Solusi <em>chatbot <\/em>dari 3Dolphins<\/mark><\/a> pun dapat menangani permasalahan ini, sehingga bisnis tidak lagi kewalahan menghadapi jumlah pesan masuk yang banyak di waktu bersamaan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 24px;\"><strong>4. Manfaatkan Kreativitas<\/strong><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Kunci UGC yang menjadi poin utama dari <em>social commerce<\/em> memerlukan kreativitas dari bisnis untuk berinovasi. Konten yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan lebih berpotensi menghasilkan penjualan yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Kreativitas di <em>social media marketing<\/em> memungkinkan bisnis memberikan pengalaman belanja daring yang menyenangkan bagi pelanggan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Apa Perbedaan <em>e-Commerce<\/em> dan <em>Social Commerce<\/em>?<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Setelah menyelam lebih jauh menyoal <em>social commerce<\/em>, mungkin beberapa sudah memahami garis besar perbedaannya dengan <em>e-commerce<\/em>.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Secara umum, perbedaan <em>e-commerce<\/em> dan <em>social commerce<\/em> terletak pada penggunaan media untuk melakukan proses jual-beli. <em>Social commerce<\/em> memanfaatkan kanal media sosial, sedangkan <em>e-commerce<\/em> umumnya menggunakan website atau aplikasi khusus.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Berikut adalah tabel rincian perbedaan keduanya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table class=\"has-fixed-layout\">\n<thead>\n<tr>\n<th><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Aspek<\/strong><\/span><\/th>\n<th><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>e-Commerce<\/strong><\/span><\/th>\n<th><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Social Commerce<\/strong><\/span><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Platform<\/strong><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Website atau marketplace<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Media sosial seperti TikTok, Instagram, Facebook<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Proses Pembelian<\/strong><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Dilakukan di luar platform sosial<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Terintegrasi langsung di aplikasi<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Interaksi Pelanggan<\/strong><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Terbatas pada ulasan produk<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Interaktif melalui komentar, live, dan konten video<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Kecepatan Transaksi<\/strong><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Lebih formal dan bertahap<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Lebih cepat dan impulsif<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\"><strong>Kelebihan Utama<\/strong><\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Stabil untuk transaksi besar<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Efektif untuk membangun <em>awareness<\/em> dan <em>engagement<\/em><\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000; font-size: 26px;\"><strong>Integrasi <em>Omnichannel<\/em> dengan 3Dolphins<\/strong><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Untuk memaksimalkan potensi <em>social commerce<\/em>, bisnis tidak hanya perlu hadir di berbagai <em>channel<\/em>, tetapi juga harus mampu mengelola seluruh interaksi pelanggan secara terintegrasi. Di sinilah <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/omnichannel-customer-service\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">3Dolphins Omnichannel<\/mark><\/a> berperan.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Melalui satu sistem terpadu, bisnis dapat menghubungkan berbagai kanal, seperti TikTok, Instagram, hingga WhatsApp dan website, sehingga setiap percakapan pelanggan dapat direspons secara cepat dan konsisten.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Dengan integrasi ini, pengalaman pelanggan menjadi lebih lancar, personal, dan efisien di setiap titik interaksi.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"\"><span style=\"font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif; color: #000000;\">Jadikan strategi <em>social commerce<\/em> Anda lebih kuat dengan integrasi omnichannel dari 3Dolphins. <a href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/contact-us\/\"><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0);color:#0588ff\" class=\"has-inline-color\">Hubungi kami<\/mark><\/a> untuk memulai transformasi digital bisnis Anda hari ini!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p class=\"\">&nbsp;<\/p>\n\n\n<p><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Media sosial kini bukan hanya sekadar tempat bersosialisasi, melainkan juga sebagai tempat bertransaksi, sehingga social commerce hadir. Social commerce memanfaatkan penggunaan media sosial yang masif untuk menjadi ladang bisnis bagi pengguna. &nbsp; Ada beberapa hal membingungkan berkaitan dengan social commerce apabila disandingkan dengan e-commerce. Dengan demikian, artikel ini akan membahas hal-hal berkaitan dengan topik ini [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":5475,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"nf_dc_page":"","om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[96,74,200],"class_list":["post-5467","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-semua","tag-customer-service","tag-omnichannel","tag-tiktok"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/social-commerce-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/social-commerce-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"3dolphins.ai\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-30T10:00:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-30T10:00:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1@3x-21-scaled.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1067\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff\"},\"headline\":\"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaannya dengan E-Commerce\",\"datePublished\":\"2025-10-30T10:00:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-30T10:00:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/\"},\"wordCount\":1467,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/3dolphins.ai\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1\",\"keywords\":[\"customer service\",\"omnichannel\",\"TikTok\"],\"articleSection\":[\"Semua Artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/3dolphins.ai\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1\",\"datePublished\":\"2025-10-30T10:00:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-30T10:00:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff\"},\"description\":\"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/3dolphins.ai\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/3dolphins.ai\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1\",\"width\":2560,\"height\":1067,\"caption\":\"social commerce adalah aktivitas menggunakan media sosial sebagai alat untuk melakukan penjualan langsung ke pelanggan di dalam platform.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/social-commerce-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaannya dengan E-Commerce\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/\",\"name\":\"3dolphins.ai\",\"description\":\"Artificial Intelligence dan Omnichannel Platform\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/3dolphins.ai\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce","description":"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/social-commerce-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce","og_description":"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!","og_url":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/social-commerce-adalah\/","og_site_name":"3dolphins.ai","article_published_time":"2025-10-30T10:00:04+00:00","article_modified_time":"2025-10-30T10:00:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1067,"url":"https:\/\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1@3x-21-scaled.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/#\/schema\/person\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff"},"headline":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaannya dengan E-Commerce","datePublished":"2025-10-30T10:00:04+00:00","dateModified":"2025-10-30T10:00:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/"},"wordCount":1467,"image":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1","keywords":["customer service","omnichannel","TikTok"],"articleSection":["Semua Artikel"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/","url":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/","name":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaan dengan E-Commerce","isPartOf":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1","datePublished":"2025-10-30T10:00:04+00:00","dateModified":"2025-10-30T10:00:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/#\/schema\/person\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff"},"description":"Social commerce adalah penggunaan platform media sosial untuk menjual produk langsung ke pelanggan. Ini perbedaannya dengan e-commerce!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1","width":2560,"height":1067,"caption":"social commerce adalah aktivitas menggunakan media sosial sebagai alat untuk melakukan penjualan langsung ke pelanggan di dalam platform."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/social-commerce-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/3dolphins.ai\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Social Commerce? Contoh dan Perbedaannya dengan E-Commerce"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/#website","url":"https:\/\/3dolphins.ai\/","name":"3dolphins.ai","description":"Artificial Intelligence and Omnichannel Platform","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/3dolphins.ai\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/3dolphins.ai\/#\/schema\/person\/1b35ddfb854c196a3b9d82e771e04dff","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/012a76990a7529d980b47d346f93fde84e3d2d31f3463d687db59a103252eb66?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/3dolphins.ai"],"url":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/3dolphins.ai\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Artboard-1%403x-21-scaled.png?fit=2560%2C1067&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5467","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5467"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5467\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5478,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5467\/revisions\/5478"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5467"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5467"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/3dolphins.ai\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5467"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}