Solusi GenAI untuk Bisnis: Otomatisasi CS, HR, dan Legal

Generative AI adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Kekuatannya terletak pada kemampuan menghasilkan konten baru, seperti teks, kode, gambar, audio, hingga video.

Meskipun terdengar general untuk kepentingan sehari-hari, teknologi ini pada kenyataannya mampu menghadirkan perubahan pada bisnis. Alasan utamanya karena Gen AI mampu diimplementasi ke seluruh fungsi bisnis dengan berbagai tujuan.

Menurut penelitian McKinsey terkini, fungsi bisnis—termasuk finance, human resources, dan customer care—mulai mengarahkan investasi ke teknologi Gen AI. Fakta ini menjadi pertanda bahwa potensi Gen AI sangat baik untuk menambah nilai dari sebuah bisnis.

Ketika bisnis sudah beralih melihat Gen AI sebagai kunci bersaing di era ini, perubahan signifikan terhadap efektivitas pekerjaan akan terlihat. Hal ini terjadi lantaran Gen AI terus menunjukkan perkembangan ke arah yang positif di kemunculannya yang baru seumur jagung.

Bagi bisnis, pertimbangan implementasi teknologi pasti memiliki beragam lapisan. Namun, untuk melihat sejauh mana fungsi-fungsi bisnis berkembang dengan otomatisasi AI, artikel ini akan memberikan contoh otomatisasi Gen AI pada fungsi bisnis.

 

 

Gen AI di Dalam Bisnis

 

Generative AI di dalam fungsi bisnis berguna untuk menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat dan mudah karena adanya otomatisasi. Implementasi ini mengizinkan pembebanan tugas yang lebih masuk akal lantaran tugas-tugas rutin yang sederhana sudah diambil alih oleh AI.

Perusahaan yang memanfaatkan Gen AI dalam fungsi-fungsi bisnis di dalamnya dapat mengotomatisasi pekerjaan repetitif, seperti analisis data, menghasilkan report, dan memproses dokumen. Hal remeh temeh ini sangat memakan waktu apabila dikerjakan secara manual.

Menariknya, bisnis dapat menyesuaikan banyak kebutuhan dan permasalahannya. Dari sebuah data yang kompleks, proses akan disederhanakan sehingga pengambilan keputusan lebih cerdas dan tepat serta meningkatkan efisiensi operasional.

 

 

Gen AI HR

 

Human Resource (HR) atau SDM adalah salah satu fungsi bisnis yang seringkali menangani permasalahan tugas repetitif yang memakan waktu. Implementasi Gen AI dapat dimanfaatkan oleh HR untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan, seperti penyaringan CV, mengatur jatah cuti, program pelatihan, dan lainnya.

Tim HR dapat memahami bahwa Gen AI memiliki kemampuan untuk menghasilkan berbagai bentuk konten. Kapabilitas ini mendorong HR untuk memperbaiki produktivitas dan membantu pekerja mengakses informasi.

 

 

Dampak Gen AI terhadap HR

 

Ketika peningkatan produktivitas membebaskan para profesional dari rutinitas, tugas konvensional, atau semacamnya yang menghabiskan banyak waktu, mereka dapat memfokuskan pekerjaan kepada hal yang lebih strategis. Beberapa contoh tersebut antara lain, seperti talent development atau perbaikan proses rekrutmen.

Selain itu, apabila perusahaan menyediakan chatbot Gen AI untuk membantu pekerja menjawab pertanyaan, entah perihal reimbursement, cuti, dan sebagainya, mereka pun akan lebih fokus ke tugas utama. Ini ada beberapa poin terkait dampak Gen AI pada HR.

 

 

1. Produktivitas Tinggi

 

Produktivitas adalah kunci untuk menentukan arah bisnis, sama halnya untuk HR. Otomatisasi AI dengan adanya Gen AI pada bisnis membuat lebih banyak pekerjaan yang ditangani oleh HR.

 

 

2. Pembuatan Konten

 

Gen AI pada HR dapat membantu tugas HR dalam menghasilkan teks dan gambar untuk mendukung proses kerja, entah itu rekrutmen dan penyusunan evaluasi karyawan.

 

 

3. Pengalaman Pekerja yang Lebih Baik

 

Gen AI dapat membantu HR dalam menghadirkan alat yang dapat digunakan untuk karyawan. Misalnya, chatbot AI untuk membantu mereka menjawab perihal benefit, insentif, dan sebagainya.

 

 

4. Insight Baru

 

HR dapat mendapat insight baru dengan implementasi Gen AI terhadap sejumlah data. Misalnya, Gen AI digunakan untuk menganalisis dan merangkum ulasan dari karyawan untuk proses perbaikan.

 

 

Use Case Generative AI HR

 

1. Otomatisasi Rekrutmen

 

Rekrutmen menjadi pain point yang dihadapi oleh tim SDM atau HR. Namun, adanya Gen AI mampu membantu tim dalam sejumlah proses perekrutan karyawan baru.

Kemampuan Gen AI mengolah data memberikan keuntungan bagi HR. Karena dengan teknologi ini, proses penyaringan CV hingga informasi wawancara dapat dikirim secara otomatis ke pelanggan.

 

 

 

2. Meningkatkan Onboarding Pekerja Baru

 

Departemen HR dapat memanfaatkan AI untuk memperbaiki pengalaman onboarding dengan memberikan informasi kepada pelanggan baru, seperti benefit, kebijakan, dan hal penting lainnya.

Chatbot dapat digunakan HR untuk memberikan respons langsung hingga menjadi asisten AI untuk mengotomatisasi jawaban.

 

3. Menyediakan Program Training dan Development

 

Implementasi Gen AI dalam HR dapat digunakan untuk membantu tim menyelenggarakan program training dan development. Cara ini dapat digunakan dengan cara memberikan rekomendasi terkait program yang tepat.

Teknologi AI satu ini pun dapat mengarahkan HR menciptakan simulasi training dan menyesuaikan proses sesuai dengan progres masing-masing individu.

 

4. Menyederhanakan Administrasi

 

Manajemen kebijakan mencakup upaya perusahaan yang lebih luas terkait kesehatan dan keselamatan kerja, pencatatan waktu dan kehadiran, serta kepatuhan terhadap peraturan. GenAI dapat diterapkan untuk membantu meninjau peraturan baru terkait karyawan dan menandainya untuk tim SDM.

Lebih lanjut, GenAI dapat diterapkan untuk membantu mendukung manajemen kebijakan dengan mencerna dan meringkas konten yang relevan agar dapat ditinjau dan dipertimbangkan oleh tim SDM.

 

 

Gen AI Procurement

 

Fungsi procurement atau pengadaan merupakan salah satu bagian bisnis yang sangat bergantung pada data, dokumen, dan proses yang berulang. Mulai dari pencarian vendor, evaluasi penawaran, hingga pembuatan kontrak dan purchase order. Semua pekerjaan tersebut membutuhkan satu hal mutlak: ketelitian tinggi sehingga seringkali memakan banyak waktu.

Dengan hadirnya Gen AI, tim procurement dapat menyederhanakan proses yang kompleks tersebut. AI mampu membaca dan membandingkan ribuan data vendor, menganalisis harga, performa pemasok, hingga risiko, lalu menyajikannya dalam bentuk insight yang mudah dipahami. Hal ini membantu pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.

Tidak hanya itu, Gen AI juga dapat membantu mengotomatisasi proses administratif seperti pembuatan dokumen pengadaan, pengecekan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan, serta pelacakan status pesanan. Dengan begitu, tim procurement tidak lagi terjebak pada pekerjaan manual, sehingga dapat fokus pada strategi pengadaan yang lebih bernilai bagi bisnis.

 

 

Dampak Gen AI terhadap Procurement

 

Ketika proses pengadaan menjadi lebih terotomatisasi dan berbasis data, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi risiko. Gen AI membantu tim procurement bekerja lebih proaktif, bukan sekadar reaktif terhadap kebutuhan bisnis. Beberapa dampak utama Gen AI dalam fungsi procurement antara lain:

 

 

1. Proses Pengadaan Lebih Cepat

 

Pencarian dan evaluasi vendor dapat dilakukan dalam hitungan detik, bukan lagi berhari-hari.

 

 

2. Penghematan Biaya

 

Analisis harga dan pola pembelian membantu menemukan peluang negosiasi dan efisiensi anggaran.

 

 

3. Risiko yang Lebih Terkelola

 

AI dapat mengidentifikasi potensi risiko dari vendor, kontrak, maupun keterlambatan pengiriman.

 

 

4. Visibilitas yang Lebih Baik

 

Seluruh proses pengadaan dapat dipantau secara real-time melalui data dan laporan yang dihasilkan AI.

 

 

Use Case Generative AI Procurement

 

1. Rekomendasi dan Evaluasi Vendor Otomatis

 

Proses analisis data vendor berdasarkan harga, kualitas, performa pengiriman, dan riwayat kerja sama dapat menggunakan Gen AI. Sistem dapat memberikan rekomendasi vendor terbaik sesuai kebutuhan bisnis, sehingga proses seleksi menjadi lebih objektif dan cepat.

 

 

2. Analisis dan Perbandingan Penawaran

 

Saat menerima banyak penawaran dari berbagai pemasok, Gen AI mampu membandingkan setiap proposal secara otomatis. AI menyoroti perbedaan harga, syarat kontrak, dan nilai yang ditawarkan, membantu tim procurement mengambil keputusan yang lebih tepat.

 

 

3. Pembuatan dan Pengelolaan Dokumen

 

Gen AI dapat membuat purchase order, kontrak, dan dokumen pengadaan lainnya berdasarkan template yang sudah ditentukan. Selain itu, AI juga membantu mengelola dan melacak status dokumen, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan keterlambatan dalam proses pengadaan.

 

 

Gen AI Legal

 

Dalam fungsi legal, pekerjaan sehari-hari seringkali berkaitan dengan dokumen yang panjang, bahasa hukum yang kompleks, serta proses peninjauan yang memakan waktu. Mulai dari kontrak, perjanjian, hingga kepatuhan terhadap regulasi, semua membutuhkan ketelitian tinggi dan risiko kesalahan yang kecil.

Gen AI membantu tim legal bekerja lebih efisien dengan cara membaca, memahami, dan merangkum dokumen hukum dalam waktu singkat. AI dapat menyoroti bagian-bagian penting, mengidentifikasi potensi risiko, serta memberikan ringkasan yang memudahkan pengambilan keputusan.

Selain itu, Gen AI juga dapat digunakan untuk membantu penyusunan dokumen legal, seperti kontrak atau legal memo, berdasarkan template dan kebijakan yang sudah ditentukan. Dengan begitu, proses pembuatan dokumen menjadi lebih cepat dan konsisten, tanpa mengorbankan kualitas.

 

Dampak Gen AI terhadap Legal

 

Penerapan Gen AI membuat fungsi legal tidak lagi menjadi bottleneck dalam bisnis. Proses yang sebelumnya lambat dan manual kini dapat berjalan lebih lincah dan responsif terhadap kebutuhan perusahaan. Beberapa dampak utamanya meliputi:

 

 

1. Review Dokumen Lebih Cepat

 

Kontrak dan perjanjian dapat dianalisis dalam waktu singkat.

 

2. Risiko Hukum Lebih Terkontrol

 

AI membantu mendeteksi klausul bermasalah atau potensi pelanggaran.

 

 

3. Produktivitas Tim Legal Meningkat

 

Waktu yang sebelumnya habis untuk membaca dokumen kini bisa dialihkan ke pekerjaan strategis.

 

 

4. Konsistensi dan Kepatuhan

 

Setiap dokumen mengikuti standar dan kebijakan perusahaan secara lebih konsisten.

 

 

Use Case Generative AI Legal

 

1. Review dan Analisis Kontrak Otomatis

 

Gen AI dapat membaca kontrak dalam jumlah besar dan mengidentifikasi klausul penting, potensi risiko, atau ketidaksesuaian dengan kebijakan perusahaan. Proses yang biasanya memakan waktu berjam-jam kini bisa dilakukan dalam hitungan menit dengan tingkat konsistensi yang lebih tinggi.

 

 

2. Pembuatan Draft Dokumen Hukum

 

Dengan memanfaatkan template dan data, Gen AI mampu menyusun draf kontrak, perjanjian, atau legal memo secara otomatis. Tim legal hanya perlu melakukan peninjauan dan penyesuaian, sehingga proses pembuatan dokumen menjadi jauh lebih cepat.

 

 

3. Pencarian dan peringkasan dokumen legal

 

Gen AI memudahkan tim legal untuk menemukan informasi spesifik di dalam ribuan dokumen hukum. Selain itu, AI juga dapat merangkum dokumen panjang menjadi ringkasan yang mudah dipahami, sehingga mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan.

 

 

Gen AI Marketing

 

Dalam fungsi marketing, kecepatan dan relevansi adalah kunci. Tim marketing dituntut untuk terus menghasilkan konten, memahami perilaku pelanggan, serta menyesuaikan pesan di berbagai kanal. Semua ini sangat bergantung pada data dan kreativitas, dua hal yang bisa diperkuat oleh Gen AI.

Dengan Gen AI, tim marketing dapat menghasilkan berbagai materi kampanye seperti copy, email, konten media sosial, hingga ide kampanye hanya dalam hitungan menit. Tidak hanya sekadar membuat konten, AI juga dapat menganalisis data pelanggan untuk membantu menentukan pesan yang paling tepat bagi setiap segmen audiens.

Selain itu, Gen AI memungkinkan personalisasi dalam skala besar. Dari satu basis data pelanggan, AI dapat menyesuaikan pesan, penawaran, dan waktu pengiriman sehingga komunikasi terasa lebih relevan dan meningkatkan peluang konversi.

 

 

Dampak Gen AI terhadap Marketing

 

Penerapan Gen AI membuat aktivitas marketing menjadi lebih gesit dan berbasis data, bukan lagi hanya berdasarkan asumsi atau intuisi.

 

 

1. Produksi Konten Lebih Cepat

 

Tim marketing tidak lagi terhambat oleh proses kreatif yang memakan waktu.

 

 

2. Kampanye Lebih Relevan

 

AI membantu menyusun pesan sesuai karakteristik dan kebutuhan pelanggan.

 

 

3. Efisiensi Anggaran

 

Kampanye dapat dioptimalkan berdasarkan data performa secara real-time.

 

 

4. Insight yang Lebih Dalam

 

Pola perilaku pelanggan dapat dianalisis untuk menemukan peluang baru.

 

 

Use Case Generative AI Marketing

 

1. Pembuatan Konten Kampanye

 

Gen AI membantu tim marketing membuat berbagai jenis konten, mulai dari copy iklan, email promosi, hingga caption media sosial. Dengan dukungan AI, proses produksi konten menjadi lebih cepat tanpa mengorbankan konsistensi brand.

 

 

2. Personalisasi Promosi

 

Selain menciptakan, pesan promosi dapat disesuaikan berdasarkan perilaku, preferensi, dan riwayat pelanggan. Setiap pelanggan menerima komunikasi yang terasa lebih relevan dan personal, sehingga peluang konversi meningkat.

 

 

 

3. Analisis Performa Kampanye

 

Gen AI mampu mengolah data kampanye dari berbagai channel dan menyajikannya dalam bentuk insight yang mudah dipahami. Tim marketing dapat melihat apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki tanpa harus menganalisis data secara manual.

 

 

 

4. Rekomendasi Strategi

 

Berdasarkan data historis dan tren pasar, Gen AI dapat memberikan rekomendasi strategi yang lebih tepat. Ini membantu tim marketing merancang kampanye yang lebih efektif dan selaras dengan tujuan bisnis.

 

 

 

Gen AI Sales

 

Dalam fungsi sales, waktu dan akurasi sangat menentukan. Tim sales harus memahami prospek, menindaklanjuti lead, serta menyiapkan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap calon pelanggan. Banyak dari aktivitas ini bersifat berulang dan administrasi, sehingga mengurangi waktu untuk benar-benar menjual.

Gen AI membantu tim sales dengan mengotomatisasi proses lead qualification, menyusun email atau pesan tindak lanjut, hingga merangkum interaksi pelanggan. AI dapat membaca riwayat percakapan, memahami konteks, lalu memberikan rekomendasi langkah berikutnya yang paling tepat.

Dengan dukungan ini, tenaga sales dapat fokus membangun hubungan dan menutup peluang, sementara pekerjaan administratif ditangani oleh AI.

 

 

Dampak Gen AI terhadap Sales

 

1. Respons Lebih Cepat ke Prospek

 

Lead dapat ditindaklanjuti secara otomatis dan tepat waktu.

 

 

2. Peningkatan Conversion Rate

 

Pendekatan lebih relevan karena berbasis data dan histori interaksi.

 

 

3. Produktivitas Tim Sales

 

Lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan pelanggan.

 

 

4. Forecast yang Lebih Akurat

 

Data penjualan dianalisis untuk memprediksi peluang secara lebih tepat.

 

 

Use Case Generative AI Sales

 

1. Kualifikasi dan Scoring Lead

 

Kemampuan Gen AI dapat digunakan untuk menganalisis data prospek dari berbagai sumber untuk menilai seberapa besar potensi mereka menjadi pelanggan. Dengan lead scoring yang lebih akurat, tim sales bisa memprioritaskan prospek yang paling siap untuk ditindaklanjuti.

 

 

2. Otomatisasi Follow-Up

 

Gen AI membantu mengirim pesan follow-up dan penawaran secara otomatis berdasarkan perilaku dan interaksi calon pelanggan. Ini memastikan tidak ada peluang yang terlewat, sekaligus menjaga komunikasi tetap relevan dan tepat waktu.

 

 

3. Rangkuman Percakapan dengan Pelanggan

 

Setiap percakapan melalui email, chat, atau panggilan dapat dirangkum oleh Gen AI menjadi catatan yang ringkas dan mudah dipahami. Hal ini memudahkan tim sales untuk melanjutkan komunikasi tanpa kehilangan konteks penting.

 

 

4. Prediksi Peluang Penjualan

 

Dengan menganalisis data historis dan pola pembelian, Gen AI dapat memprediksi peluang terjadinya penjualan. Insight ini membantu tim sales membuat keputusan yang lebih strategis dan mengatur prioritas secara lebih efektif.

 

 

Gen AI Finance

 

Fungsi finance bertanggung jawab terhadap arus kas, pelaporan, serta kepatuhan. Banyak proses keuangan yang bersifat rutin, seperti pencatatan transaksi, rekonsiliasi, dan pembuatan laporan, namun membutuhkan ketelitian tinggi.

Gen AI membantu tim finance dengan membaca dan memproses data keuangan dalam jumlah besar, kemudian menyajikannya dalam bentuk laporan, ringkasan, atau insight. AI juga dapat mendeteksi pola anomali yang berpotensi menjadi kesalahan atau bahkan indikasi fraud.

Dengan begitu, fungsi finance tidak hanya menjadi pusat pelaporan, tetapi juga sumber insight strategis bagi manajemen.

 

 

Dampak Gen AI terhadap Finance

 

1. Proses Lebih Akurat

 

Risiko kesalahan manual dapat diminimalkan.

 

 

2. Pelaporan Lebih Cepat

 

Laporan keuangan dapat dihasilkan secara otomatis.

 

 

3. Deteksi Risiko Lebih Dini

 

AI dapat menemukan anomali sebelum menjadi masalah besar.

 

 

4. Pengambilan Keputusan Lebih Baik

 

Data keuangan diolah menjadi insight yang mudah dipahami.

 

 

Use Case Generative AI Finance

 

1. Otomatisasi pelaporan keuangan

 

Gen AI dapat mengumpulkan data dari berbagai sistem keuangan dan menyusunnya menjadi laporan secara otomatis. Proses yang biasanya memakan waktu berhari-hari kini bisa diselesaikan lebih cepat dan dengan risiko kesalahan yang lebih rendah.

 

 

2. Analisis arus kas dan biaya

 

Gen AI membantu menganalisis pola pemasukan dan pengeluaran untuk memberikan gambaran kondisi keuangan perusahaan. Dengan insight ini, tim finance dapat mengidentifikasi peluang penghematan dan mengelola arus kas dengan lebih efektif.

 

 

3. Deteksi fraud dan anomali

 

Dengan memantau transaksi secara real-time, Gen AI dapat mengenali pola yang tidak biasa atau mencurigakan. Ini memungkinkan tim finance untuk lebih cepat mendeteksi potensi fraud sebelum berdampak besar pada bisnis.

 

 

4. Perencanaan dan proyeksi keuangan

 

Gen AI dapat membuat proyeksi keuangan berdasarkan data historis dan tren bisnis. Hasilnya, perusahaan dapat merencanakan anggaran dan strategi keuangan dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

 

 

Cara Tepat Implementasi Gen AI untuk Bisnis

 

Setelah melihat bagaimana Gen AI memengaruhi produktivitas berbagai fungsi bisnis, pertanyaan lanjutan yang perlu dijawab adalah perihal bagaimana proses implementasi teknologi ini tepat sesuai kebutuhan? Berikut adalah tahapan yang dapat membuat proses adaptasi Generative AI berjalan sukses.

 

 

1. Definisikan Kebutuhan Bisnis

 

Kebutuhan tiap fungsi bisnis tentulah berbeda. Variasi inilah yang mengarahkan solusi yang dapat diberikan dengan sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, bisnis memerlukan otomatisasi untuk tim customer service ketika menghadapi pelanggan. Teknologi yang diberikan akan berbeda apabila bisnis membutuhkan alat untuk merangkum seluruh kebutuhan pelanggan. Kebutuhan yang jelas akan memberikan solusi yang sesuai sasaran.

 

 

2. Jabarkan Pain Point Fungsi Bisnis

 

Kebutuhan akan pengadaan teknologi dapat terjadi karena adanya isu-isu yang tidak tertangani di suatu bisnis. Proses otomatisasi dengan Gen AI dalam bisnis sejatinya perlu menjawab pain point tersebut.

Untuk itu, bisnis perlu menjabarkan pain point yang dirasakan oleh tiap fungsi bisnis sebelum implementasi Gen AI berlangsung. Hal ini bertujuan untuk memberikan alur yang tepat dalam mengatasi permasalahan tersebut.

 

 

3. Tentukan Teknologi yang Sesuai

 

Teknologi Gen AI dapat dikatakan menjadi solusi unggul apabila fungsi bisnis menghadapi permasalahan perihal rutinitas memakan waktu. Namun, implementasi ini tidak serta merta tepat.

Berbagai perusahaan menawarkan solusi Gen AI, tetapi perlu kesesuaian antara teknologi dan keinginan serta kebutuhan bisnis. 3Dolphins.ai mampu menjawab hal tersebut lantaran kemampuannya memfasilitasi kebutuhan pelanggan dengan teknologi yang siap serta tim yang dapat diandalkan.

Gen AI 3Dolphins sudah berhasil diimplementasi di berbagai fungsi bisnis, dari customer service, marketing, hingga HR. Tidak hanya terbatas pada industri tertentu, solusi Gen AI 3Dolphins dirancang untuk seluruh kebutuhan industri.

 

 

4. Pantau Implementasi Secara Berkala

 

Setelah melakukan implementasi, hal yang tidak boleh dilupakan adalah memantau hasil implementasi secara berkelanjutan. Tiap permasalahan harus segera ditangani agar tidak berlarut-larut.

Apabila bisnis mengimplementasi teknologi Gen AI dengan 3Dolphins, bisnis dapat menghubungi kami kapan pun dibutuhkan. Entah ketika permasalahan datang atau hanya sebatas membutuhkan konfirmasi tertentu. Tim kami siap hadir dalam membantu implementasi berlangsung mulus tanpa kendala kapan pun dan di mana pun.

 

 

Otomatisasi Bisnis dengan Gen AI 3Dolphins

 

Sebagai perusahaan yang menyediakan teknologi AI mutakhir, salah satu keunggulan 3Dolphins.ai adalah dengan teknologi Gen AI. Generative AI 3Dolphins sudah mampu mendukung integrasi LLM, seperti ChatGPT, Gemini, Llama, dan sebagainya.

Solusi Gen AI 3Dolphins tidak hanya dirancang untuk kebutuhan customer experience. Namun, teknologi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Membawa teknologi mutakhir ke dalam bisnis, proses implementasi Gen AI Dolphins dilengkapi dengan layanan yang optimal. Tim dapat membersamai bisnis dari awal hingga selesai.

Bahkan, layanan 24/7 tetap dapat dimanfaatkan oleh bisnis setelah implementasi selesai. Hal ini mendorong proses yang lebih menyenangkan untuk kedua belah pihak.

Tunggu apa lagi? Segera diskusikan kebutuhan bisnis Anda untuk implementasi Generative AI dengan 3Dolphins! Anda juga dapat mengisi form berikut.

 

Blank Form (#3)