Otomatiskan Tindak Lanjut dari Setiap Interaksi Pelanggan dengan Workflow Engine
Bangun alur kerja berbasis trigger yang secara otomatis merutekan tugas, memperbarui sistem, meminta persetujuan, dan menginfokan tim.

Ubah Tiap Pemicu Pelanggan Menjadi Proses Berulang Otomatis
Percakapan, pengiriman formulir, atau pembaruan tiket seringkali memicu pekerjaan lintas tim. Tentukan pemicu, kondisi, tindakan, dan keputusan manusia agar langkah selanjutnya selalu mengikuti standar operasional baku Anda.

Definisikan Trigger
Mulai alur kerja dari peristiwa (event) dalam sistem yang telah dikonfigurasi. Tentukan peristiwa yang valid dan informasi wajib yang harus ada sebelum proses otomatis berjalan.

Aturan & Alur Lain
Gunakan logika kondisi untuk menentukan jalur yang tepat. Pisahkan permintaan standar dari kasus pengecualian yang memerlukan antrean, klarifikasi, atau persetujuan berbeda.

Tindakan Terintegrasi
Koordinasikan pembaruan dan handover di seluruh saluran dan sistem yang terhubung. Setiap tindakan akan mengeksekusi tujuan dan hasil yang spesifik.
Pantau Alur Kerja dari Permintaan hingga Selesai
Kendalikan alur informasi, penanggung jawab, dan ekspektasi hasil pada setiap tahapan.
01
Trigger
Terima peristiwa yang dikonfigurasi beserta data input wajib.
02
Evaluate
Periksa kondisi untuk menentukan rute selanjutnya.
03
Coordinate
Jalankan tindakan sistem atau handover antartim.
04
Review
Minta persetujuan atasan atau selesaikan pengecualian saat diperlukan.
05
Complete
Catat hasil akhir dan kirimkan pembaruan status otomatis.
Workflow Engine sebagai Langkah Lanjutan yang Konsisten

Handover standar
Tentukan informasi spesifik yang dibutuhkan oleh penanggung jawab berikutnya. Tim akan menerima instruksi yang seragam tanpa perlu menafsirkan format pesan yang berbeda-beda.
Bangun Exception Path
Tentukan langkah sistematis saat data tidak lengkap atau integrasi gagal untuk mencegah pekerjaan mangkrak yang tidak terdeteksi.
Buat Persetujuan di Tempat yang Tepat
Tahan keputusan sensitif untuk ditentukan pihak yang tepat. Sistem akan meminta persetujuan sebelum tindakan tereksekusi, lengkap dengan konteks yang sudah disiapkan.
Tinjau Performa Proses
Pantau hambatan pekerjaan atau pengecualian yang terus berulang. Gunakan data analitik ini untuk menyempurnakan rute atau melengkapi aturan input informasi.
Use Cases
Automate Workflow with Predefined Flow
Automate every event with the right flows that already defined and workflow will follow the rule.
Escalate a service issue with a complete handover
A complaint reaches the criteria for further review. The workflow assembles the available context and routes it to the team responsible for the next decision.
- Identify the escalation condition
- Prepare the conversation and case reference
- Assign the reviewing team and customer update

Coordinate a sequence without repeated chasing
A customer completes the initial intake. The workflow checks required details, routes incomplete submissions for clarification, and prepares the next team’s action.
- Receive the intake information
- Check the agreed completeness criteria
- Assign the next onboarding responsibility

Hubungkan Penjadwalan dengan Operasional Layanan
Permintaan layanan yang terkonfirmasi memerlukan handover pemesanan dan pembaruan. Integrasikan dengan sistem penjadwalan dan atur sistem ketika menangani perubahan jadwal atau kegagalan proses.
- Himpun konteks layanan dan data spesifik pelanggan
- Koordinasikan eksekusi pemesanan yang telah disetujui
- Kirimkan notifikasi langkah selanjutnya secara otomatis

Tentukan Parameter Kesuksesan Sebelum Peningkatan
Gunakan standar metrik dan bandingkan hasil otomatisasi dengan proses manual yang ingin dioptimalkan oleh tim.

Penyelesaian Proses
Alur mana yang berhasil mencapai hasil yang diharapkan?
Waktu Tunggu
Handove atau persetujuan mana yang menghambat berjalannya proses?
Frekuensi Pengecualian
Input data yang kurang atau tindakan gagal mana yang terus berulang?
Questions before you get started
A workflow follows defined triggers and rules. Agentic AI can help interpret context or prepare an action within that process. They can be combined where the task needs both consistency and judgment.
Connections depend on the available API, permissions, and supported integration. Confirm the required actions and data exchange before defining the workflow.
Define the owner, visible error state, and recovery action for each critical step. A failed action should not be treated as a completed business outcome.
Choose a frequent process with a clear trigger and measurable result. Map the current handovers and exceptions before designing the automation.